IT Inventory Real-Time
Monitoring stok bahan baku, WIP, barang jadi, multi gudang, kartu stok, opname, adjustment, dan mutasi internal.
Satu platform untuk mengelola pembelian, pemasukan barang, produksi, WIP, stok real-time, dokumen kepabeanan, audit trail, dan pelaporan yang dibutuhkan perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat.
Dirancang untuk operasional gudang, produksi, finance, PPIC, dan tim ekspor-impor dalam satu kontrol data.
Data bergerak dari dokumen, gudang, produksi, sampai laporan pertanggungjawaban tanpa input berulang yang rawan selisih.
Monitoring stok bahan baku, WIP, barang jadi, multi gudang, kartu stok, opname, adjustment, dan mutasi internal.
Pencatatan dokumen pemasukan dan pengeluaran seperti BC 2.3, BC 2.6.1, BC 2.6.2, BC 2.7, BC 2.5, dan BC 4.1.
Kontrol pemakaian material berdasarkan BOM, hasil produksi, scrap, retur produksi, dan penelusuran asal bahan.
Ringkasan stok, transaksi, dokumen belum selesai, aging material, dan indikator kepatuhan untuk pengambilan keputusan.
Setiap perubahan data menyimpan user, waktu, nilai sebelum-sesudah, dan referensi dokumen untuk kebutuhan pemeriksaan.
Dapat dihubungkan dengan barcode, timbangan, accounting, mesin produksi, dan pertukaran data Host to Host CEISA 4.0.
ERP membantu tim menyiapkan, memvalidasi, dan memantau data dokumen kepabeanan sehingga proses submit lebih rapi dan mudah ditelusuri.
Data barang, transaksi, produksi, dan dokumen berada di satu sumber agar laporan tidak terpecah antar file.
Telusuri asal bahan, proses produksi, perpindahan gudang, hingga dokumen pengeluaran barang jadi.
Notifikasi untuk stok minus, dokumen belum lengkap, selisih opname, atau transaksi yang perlu persetujuan.
Laporan dan jejak transaksi disusun agar mudah dibaca saat rekonsiliasi internal maupun pemeriksaan kepabeanan.
Setiap user hanya melihat menu dan aksi yang relevan, sehingga kontrol internal lebih kuat tanpa memperlambat operasional harian.
Fokus pada penerimaan, pengeluaran, mutasi, label, scan barcode, dan stok fisik.
Memeriksa transaksi, menyetujui koreksi, dan memastikan stok sesuai dokumen pendukung.
Mengelola dokumen BC, referensi AJU, monitoring status, dan rekonsiliasi dokumen dengan stok.
Mengelola master data, user, group level, parameter dokumen, backup, dan konfigurasi integrasi.
Alur berikut menggambarkan proses umum perusahaan Kawasan Berikat. Detail dokumen dan perlakuan barang tetap mengikuti jenis transaksi, izin fasilitas, dan ketentuan DJBC yang berlaku.
PO, invoice, packing list, BC 2.3 atau dokumen pemasukan lain dicatat sebagai dasar penerimaan.
Barang diterima, dicek kuantitas dan kualitas, diberi label lot, lalu stok masuk ke gudang sesuai lokasi.
Material dikeluarkan berdasarkan kebutuhan produksi, dipantau sebagai WIP, lalu menjadi barang jadi atau scrap.
Sales order, delivery order, packing list, dan referensi dokumen disiapkan untuk ekspor, lokal, subkontrak, atau antar KB.
Dokumen BC terkait diproses, stok berkurang, dan data tersedia untuk laporan mutasi serta rekonsiliasi.
| Aktivitas | Contoh Dokumen BC | Kontrol ERP | Output |
|---|---|---|---|
| Pemasukan dari luar daerah pabean | BC 2.3 | Validasi supplier, barang, HS code, satuan, nilai, dan nomor pengajuan | Stok bahan baku bertambah dan siap ditelusuri |
| Pemasukan/pengeluaran antar fasilitas | BC 2.7, BC 2.6.1, BC 2.6.2 | Link dokumen asal, lokasi gudang, status pengiriman, dan penerimaan | Mutasi terkendali antar gudang atau perusahaan berfasilitas |
| Pengeluaran ke lokal | BC 2.5 atau dokumen sesuai transaksi | Perhitungan stok, referensi barang jadi, dan pemeriksaan dokumen pendukung | Stok keluar dengan referensi kepabeanan lengkap |
| Ekspor barang jadi | PEB dan referensi terkait | Trace bahan baku ke hasil produksi, packing, invoice, dan delivery | Laporan pengeluaran ekspor dan histori produksi |
| Laporan periodik dan audit | Laporan mutasi, kartu stok, pertanggungjawaban | Audit trail, rekonsiliasi stok, aging, dan selisih opname | Data siap diperiksa dan mudah disajikan |
Diskusikan modul, integrasi, migrasi data, dan kebutuhan group level perusahaan Anda.